mainbola.co – Duel sengit tersaji di pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026. PSIM Jogja sukses melakukan comeback sensasional saat menjamu Bali United di Stadion Sultan Agung, Senin (23/2). Sempat tertinggal 0-3, Laskar Mataram bangkit dan menutup laga dengan skor 3-3.
Laga ini diwarnai oleh kartu merah bek Bali United, Joao Ferrari, yang menjadi titik balik bagi dominasi PSIM di paruh kedua. Pelatih Bali United, Johnny Jansen, menyebut kartu merah tersebut sebagai konsekuensi dari kesalahan elementer timnya.
“Kami membuat kesalahan sendiri dalam membangun serangan dan itu berujung kartu merah. Setelah itu pertandingan menjadi sangat sulit. Gol-gol mereka datang dari kesalahan kecil yang berdampak besar,” jelas Jansen.
Pemain sayap Bali United, Irfan Jaya, pun tak bisa menyembunyikan penyesalannya. “Kami sudah unggul 3-0 tapi harus berakhir imbang. Sangat disayangkan kami belum bisa membawa pulang tiga poin. Kami minta maaf dan akan fokus ke pertandingan berikutnya di Bali,” ungkapnya.
Sementara itu, Jean Paul van Gastel tetap memberikan catatan keras bagi skuat PSIM meskipun sukses mengamankan satu poin. Baginya, tren tanpa kemenangan dalam lima laga terakhir harus segera diakhiri.
“Kami butuh kemenangan. Secepat mungkin kami harus mengumpulkan poin agar bermain lebih nyaman,” tegas Van Gastel. Strategi memasukkan tiga pemain baru di awal babak kedua terbukti ampuh mengubah alur serangan PSIM menjadi lebih ofensif.
Perbandingan Data Fakta Pertandingan
| Detail Pertandingan | Keterangan |
| Ajang | Pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026 |
| Lokasi | Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul |
| Skor Akhir | PSIM Jogja 3 – 3 Bali United |
| Momen Kunci | Kartu Merah Joao Ferrari (Bali United) |
| Perubahan Taktik | 3 Pergantian pemain PSIM di awal babak kedua |
















