Winger anyar PSS Sleman, Hiromu Tanaka, tengah menikmati pengalaman baru dalam karier profesionalnya. Untuk kali pertama, pemain asal Jepang tersebut merasakan atmosfer sepak bola di luar negeri setelah memutuskan bergabung dengan Super Elja.
Hijrah dari Jepang ke Indonesia membuat Tanaka harus beradaptasi dengan banyak hal baru. Mulai dari lingkungan, gaya bermain, hingga kondisi cuaca yang jauh berbeda dari tempatnya bermain sebelumnya.
Tanaka mengakui, awal kedatangannya di Sleman sempat diwarnai rasa gugup. Namun, perlahan pemain Jepang tersebut mulai menikmati tantangan barunya bersama PSS.
“Jadi, saya datang ke sini sambil membayangkan gambarannya sedikit demi sedikit, dan sejauh ini, saya sangat menikmatinya,” ungkap Tanaka, Kamis (13/8).
Salah satu tantangan terbesar yang langsung dirasakan Tanaka adalah cuaca. Sebelumnya, ia bermain di wilayah Jepang dengan temperatur yang relatif dingin. Kondisi tersebut tentu berbeda jauh dengan panasnya udara di Sleman.
Pada pekan pertama, Tanaka mengaku cukup kesulitan beradaptasi. Intensitas panas membuatnya harus bekerja lebih keras untuk menyesuaikan kondisi fisiknya.
“Jika dibandingkan dengan Jepang, terutama karena tim saya sebelumnya berada di daerah yang sangat dingin, pada minggu pertama saya cukup kesulitan beradaptasi dengan udaranya yang panas. Tapi untuk saat ini, saya rasa saya sudah terbiasa,” bebernya.
Kini, persoalan cuaca mulai bisa dilewati. Fokus Tanaka bergeser pada upaya membangun chemistry dengan rekan-rekan setimnya.
Komunikasi menjadi salah satu cara yang dilakukan untuk mempercepat proses adaptasi. Tanaka ingin semakin memahami karakter permainan tim sekaligus membangun hubungan dengan para pemain PSS.
Terpukau Suporter PSS
Di tengah proses adaptasi tersebut, ada satu hal yang justru langsung membuat Tanaka terkesan. Bukan soal cuaca maupun gaya bermain, melainkan atmosfer suporter PSS Sleman.
Tanaka merasakan langsung dukungan tersebut ketika PSS menghadapi Kendal Tornado FC dalam laga uji coba di Maguwoharjo International Stadium (MagIS), Sabtu (8/8).
Atmosfer tribun yang riuh membuat pengalaman pertama Tanaka bermain di Indonesia semakin berkesan. Bahkan, ia menilai militansi suporter PSS tidak kalah dibandingkan dengan atmosfer suporter di Jepang.
“Saya benar-benar merasakan dukungan dari para suporter. Jika dibandingkan dengan Jepang pun, mereka benar-benar tidak kalah luar biasa. Saya merasa tim ini didukung oleh basis suporter yang sangat besar,” tandasnya.
Bagi Tanaka, sambutan tersebut menjadi energi tambahan dalam menjalani petualangan pertamanya di luar Jepang. Setelah mulai mampu menaklukkan cuaca Sleman, kini ia punya tantangan berikutnya: menaklukkan Super League bersama PSS.














