Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
IndonesiaSuper League

League Cup 2026/2027 Resmi Hadir, PSIM Jogja Siapkan Skuad Hadapi Jadwal Padat

6
×

League Cup 2026/2027 Resmi Hadir, PSIM Jogja Siapkan Skuad Hadapi Jadwal Padat

Sebarkan artikel ini
PSIM Jogja menggelar latihan perdana
PERTAMA: PSIM Jogja menggelar latihan perdana jelang musim 2026/2027 di Stadion Mandala Krida, Jogja, Senin (20/7/2026). Latihan itu dibuka untuk umum sebagai upaya mempererat hubungan dengan suporter. (Foto: Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja)

Kompetisi sepak bola Indonesia musim 2026/2027 bakal memiliki satu ajang tambahan. Selain BRI Super League dan Championship, ILeague bersama PSSI memperkenalkan League Cup yang akan berjalan paralel dengan kompetisi liga.

League Cup kembali diperkenalkan untuk musim 2026/2027 setelah beberapa musim tidak menjadi bagian dari kalender kompetisi sepak bola Indonesia. Ajang ini dijadwalkan mulai bergulir pada 3 November 2026 dan diikuti klub-klub peserta Super League serta Championship, termasuk PSIM Jogja.

ILeague menempatkan League Cup sebagai kompetisi tambahan untuk memperluas ruang bertanding klub sekaligus memberikan kesempatan bermain lebih banyak kepada para pemain.

Berbeda dengan turnamen pramusim, League Cup berlangsung ketika kompetisi liga sudah berjalan. Fase grup bahkan digelar di tengah perjalanan Super League 2026/2027 yang dimulai pada September.

Untuk fase grup, pertandingan dibagi dalam tiga matchday. Matchday pertama berlangsung pada 3-5 November 2026, dilanjutkan matchday kedua pada 24-26 November, dan matchday ketiga pada 1-3 Desember 2026.

Seluruh pertandingan fase grup dijadwalkan berlangsung pada hari kerja atau weekday. Penempatan tersebut dilakukan agar League Cup dapat berjalan berdampingan dengan kompetisi domestik maupun agenda sepak bola internasional, termasuk kompetisi antarklub Asia dan agenda Timnas Indonesia.

Setelah fase grup, kompetisi berlanjut ke babak 12 besar pada 15-17 Januari 2027. Kemudian babak perempat final dijadwalkan berlangsung pada 30-31 Januari 2027.

Dua wakil Indonesia yang tampil di kompetisi antarklub AFC akan bergabung pada fase perempat final. Setelah itu, semifinal dijadwalkan berlangsung pada 21 April 2027, sedangkan partai final sementara ditetapkan pada 19 Mei 2027.

Namun, ILeague masih membuka kemungkinan perubahan jadwal final apabila wakil Indonesia di kompetisi AFC maupun AFF Shopee Cup melaju jauh dan juga menjadi finalis League Cup.

PSIM Hitung Kedalaman Skuad

Bagi PSIM Jogja, kehadiran League Cup otomatis menambah agenda pertandingan sepanjang musim 2026/2027. Kondisi tersebut membuat kedalaman skuad dan kemampuan melakukan rotasi menjadi perhatian penting tim pelatih.

Pelatih PSIM Jogja Jean Paul Van Gastel menilai tambahan pertandingan tersebut menjadi tantangan tersendiri. Padatnya jadwal dalam waktu yang berdekatan dinilai berpotensi meningkatkan risiko cedera pemain.

“Karena ada League Cup, kami harus siap untuk laga-laga ini. Mungkin akan ada pemain cedera di semua tim karena banyaknya laga di waktu singkat, hal yang belum terbiasa bagi tim-tim Indonesia. Jadi, itu akan menantang,” ujar Van Gastel, Selasa (18/8).

Meski demikian, Van Gastel tidak ingin PSIM terburu-buru menambah pemain hanya karena adanya League Cup. Terlebih, fase awal turnamen hanya menyediakan tiga pertandingan.

“Pertimbangannya adalah apakah perlu mendatangkan pemain tambahan atau tidak. Tapi, secara umum jika saya punya 22 pemain dan empat kiper, saya sudah puas,” katanya.

Persiapan menghadapi kemungkinan jadwal padat sebenarnya sudah dilakukan PSIM. Manajer PSIM Jogja Iksan Mahar sebelumnya mengatakan tim akan melakukan simulasi pertandingan dengan ritme dua laga dalam satu pekan.

“Di akhir menjelang launching, sepekan kita akan coba mainkan simulasi seperti kalau ada League Cup, jadi akan main dua kali dalam sepekan,” ujar Iksan.

Kehadiran League Cup dengan demikian bukan sekadar menambah kompetisi dalam kalender PSIM. Turnamen tersebut juga akan menguji kemampuan Laskar Mataram menjaga kondisi fisik, melakukan rotasi, sekaligus mempertahankan konsistensi ketika harus menjalani pertandingan dalam jadwal yang lebih padat.

Di sisi lain, kompetisi tambahan tersebut dapat menjadi ruang bagi pemain yang minim menit bermain di Super League untuk mendapatkan kesempatan tampil dalam pertandingan resmi.

Hal itu sejalan dengan tujuan awal ILeague menghadirkan League Cup, yakni menambah jam bermain pemain sekaligus memperluas ruang kompetitif bagi klub-klub Indonesia.

Dengan kick-off League Cup yang dijadwalkan pada November, PSIM tidak hanya harus mempersiapkan diri menghadapi Super League. Laskar Mataram juga perlu menghitung kebutuhan skuad, rotasi pemain, serta pengelolaan kondisi fisik untuk menghadapi panjangnya musim 2026/2027.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *