Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaIndonesia

Pelatih Persebaya Bernardo Tavares: Balas Kami, Penuhi GBT!

14
×

Pelatih Persebaya Bernardo Tavares: Balas Kami, Penuhi GBT!

Sebarkan artikel ini
Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares.

Persebaya Surabaya baru saja mengakhiri dahaga gelar selama 22 tahun. Namun bagi pelatih Bernardo Tavares, selebrasi terbaik bukan sekadar mengangkat trofi Piala Presiden 2026, melainkan melihat Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) penuh sesak oleh Bonek dan Bonita.

Pelatih asal Portugal itu mengajak seluruh suporter Green Force memadati GBT pada 15 Agustus mendatang. Menurutnya, kehadiran puluhan ribu pendukung akan menjadi hadiah paling berharga bagi para pemain yang telah berjuang hingga titik darah penghabisan di Piala Presiden.

“Selamat, Bonek-Bonita. Saya harap pada 15 Agustus saat pertandingan di GBT, cara terbaik untuk mengatakan terima kasih kepada para pemain adalah dengan memadati stadion. Ayo, penuhi stadion,” ujar Tavares, dikutip dari Jawapos.com.

Ajakan itu lahir setelah Persebaya mencatat sejarah dengan menjuarai Piala Presiden 2026. Green Force mengalahkan Persib Bandung lewat drama adu penalti 6-5 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Kamis (6/8), setelah kedua tim bermain imbang 1-1 hingga babak tambahan waktu.

Bagi Tavares, trofi tersebut bukan sekadar gelar pramusim. Itu adalah simbol berakhirnya penantian panjang Persebaya yang terakhir kali merasakan manisnya trofi mayor lebih dari dua dekade lalu.

“Kami membawa trofi, Piala Presiden pertama untuk Persebaya. Setelah 22 tahun tanpa trofi besar, sekarang sudah tiba. Hari ini, 6 Agustus, Persebaya memiliki trofi,” tegasnya.

Meski berhasil mengukir sejarah, Tavares mengingatkan anak asuhnya agar tidak terlena. Ia menilai gelar Piala Presiden hanya menjadi pijakan awal sebelum menghadapi tantangan yang jauh lebih berat di Super League 2026/2027.

Keberhasilan menaklukkan Persib melalui adu penalti menunjukkan Green Force memiliki mental juara. Namun, konsistensi sepanjang musim menjadi pekerjaan rumah yang jauh lebih penting dibanding sekadar meraih trofi pramusim.

Karena itu, Tavares berharap euforia juara berubah menjadi energi baru. Ia ingin GBT kembali menjadi benteng yang menakutkan bagi setiap lawan, dengan dukungan penuh Bonek dan Bonita sejak laga pertama musim ini.

Bagi Persebaya, Piala Presiden 2026 bukan garis finis. Trofi itu adalah penanda bahwa Green Force telah kembali. Kini, tantangan berikutnya adalah membuktikan bahwa kebangkitan tersebut bukan sekadar cerita indah di pramusim, melainkan awal dominasi di kompetisi sesungguhnya.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *