Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaIndonesia

Suporter Tandang Kembali! FIFA Restui Liga Indonesia

5
×

Suporter Tandang Kembali! FIFA Restui Liga Indonesia

Sebarkan artikel ini
Direktur Utama I.League Ferry Paulus

Kabar menggembirakan datang bagi pencinta sepak bola Indonesia. Suporter tandang akhirnya mendapat lampu hijau untuk kembali hadir di stadion pada kompetisi Super League dan Championship 2026/2027.

Operator kompetisi, I.League, memastikan FIFA telah memberikan persetujuan terhadap rencana mengakomodasi kembali suporter tim tamu. Kebijakan ini menjadi perubahan besar setelah hampir empat tahun suporter away dibatasi menyusul tragedi Kanjuruhan pada 2022.

Direktur Utama I.League Ferry Paulus mengatakan, pihaknya telah melalui proses panjang sebelum mengajukan proposal kepada FIFA. Setelah dilakukan pembahasan, FIFA akhirnya memberikan restu dengan sejumlah catatan.

“Ya, ini merupakan perjalanan panjang yang terus kami jalankan, terutama dalam satu tahun terakhir. Kalau dikaitkan dengan suporter, bisa dibilang selama ini aktivitasnya sangat minim,” kata Ferry di kantor I.League, Selasa (11/8/2026).

Menurut Ferry, FIFA memberikan persetujuan dengan syarat klub dan suporter mematuhi seluruh ketentuan keamanan yang telah ditetapkan.

“Kami sudah menyampaikan proposal dan purpose kami kepada FIFA, kemudian FIFA memberikan restu dengan catatan suporter klub juga harus mematuhi segala hal yang sudah kami sampaikan kepada seluruh klub,” ujarnya.

Derby Panas Tetap Dikunci

Namun, jangan buru-buru membayangkan semua laga bakal dipenuhi ribuan suporter tandang.

I.League tetap memberikan pengecualian untuk pertandingan dengan tingkat rivalitas tinggi. Laga seperti Persebaya Surabaya kontra Arema FC serta Persija Jakarta versus Persib Bandung tetap berpotensi digelar tanpa kehadiran suporter tim tamu.

“Ada batasan-batasan yang harus dipatuhi dan larangan-larangan yang harus dijaga. Dengan demikian, keberadaan suporter away ini bisa terus berjalan,” kata Ferry.

Untuk pertandingan yang dianggap memiliki risiko tinggi, keputusan akhir juga akan mempertimbangkan rekomendasi kepolisian.

“Untuk pertandingan dengan tingkat rivalitas tinggi seperti itu, suporter away bisa di-lock atau tidak diperbolehkan hadir. Bisa saja ada kebijakan lain yang melarang suporter away, tetapi indikator utamanya tetap berasal dari pihak kepolisian,” tegasnya.

Tiket Away Lewat Sobat Liga

Untuk mendukung penerapan kebijakan baru tersebut, I.League juga menyiapkan sistem pembelian tiket melalui aplikasi Sobat Liga.

Sistem tersebut telah disosialisasikan kepada klub dan menjalani uji coba. I.League menyebut sistem pembelian tiket itu juga telah diverifikasi oleh pihak kepolisian.

“Kemudian, yang tidak kalah penting, kami memperkenalkan satu sistem di seluruh liga dan sistem tersebut sudah diverifikasi oleh pihak kepolisian untuk diterapkan dalam sistem pembelian tiket melalui Sobat Liga,” ujar Ferry.

Kembalinya suporter tandang diharapkan membuat atmosfer kompetisi semakin hidup. Bagi klub, kehadiran fans lawan juga bisa menjadi sumber keuntungan sekaligus meningkatkan daya tarik pertandingan.

“Karena itu, kami percaya diri memberikan ruang kepada klub untuk mendapatkan benefit dan exposure. Yang tidak kalah penting, kehadiran suporter away juga akan memberikan daya saing dan tekanan bagi klub itu sendiri,” pungkas Ferry.

Dengan demikian, musim Super League 2026/2027 bukan sekadar soal pemain, pelatih dan perebutan poin. Tribun tandang juga kembali punya cerita.

Buat suporter PSIM Jogja, PSS Sleman, Persib, Persija, Persebaya dan klub lainnya, satu hal mulai jelas: away days kembali punya jalan. Namun untuk laga rivalitas tinggi, tiket away belum tentu ikut jalan.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *