Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
IndonesiaSuper League

Van Gastel Ungkap Tak Gampang Percaya Video Agen

8
×

Van Gastel Ungkap Tak Gampang Percaya Video Agen

Sebarkan artikel ini
Pelatih PSIM Jogja Jean Paul Van Gastel menyoroti tembakan pemainnya yang masih banyak tidak akurat. (Fahmi Fahriza/Radar Jogja)

Pelatih PSIM Jogja Jean Paul Van Gastel mengaku tidak mudah percaya terhadap rekaman video pemain yang ditawarkan agen dalam proses perekrutan pemain asing. Baginya, video permainan hanya memberikan gambaran terbatas mengenai kualitas seorang pemain.

Hal itu menjadi salah satu tantangan yang dihadapi PSIM Jogja dalam melengkapi komposisi pemain asing untuk menghadapi BRI Super League 2026/2027. Saat ini, Laskar Mataram telah memiliki 11 pemain asing, sesuai kuota maksimal yang ditetapkan ILeague.

Lima di antaranya merupakan rekrutan baru, yakni Ondrej Rudzan, Adrian Purczycki, Adrian Dalmau, Mauro Caballero, dan Marvin Loria. Sementara enam pemain asing lainnya merupakan pemain yang dipertahankan dari musim sebelumnya.

Van Gastel mengungkapkan, dalam proses perekrutan, agen pemain biasanya mengirimkan sejumlah video sebagai bahan pertimbangan. Namun, menurutnya, rekaman tersebut belum cukup untuk memastikan kualitas seorang pemain secara utuh.

“Ini soal jaringan, soal mengenal orang, soal cara bermain yang Anda inginkan. Kemudian banyak agen mengirim video. Lalu Anda harus mengambil keputusan apakah mengambil pemain tersebut atau tidak,” ujar Van Gastel, Kamis (13/8).

Pelatih asal Belanda itu menilai video dapat membuat seorang pemain terlihat jauh lebih bagus dibandingkan kondisi sebenarnya. Ia bahkan menyampaikannya dengan nada bercanda.

“Kalau saya melakukan dua sesi latihan, lalu Anda membuat video tentang saya, mungkin Anda akan berpikir saya Johan Cruyff,” kelakarnya.

Menurut Van Gastel, karakter permainan, konsistensi, kemampuan beradaptasi hingga respons pemain dalam situasi tertentu tidak selalu bisa terlihat dari sebuah rekaman pertandingan.

Karena itu, proses memilih pemain asing menjadi pekerjaan yang rumit. Terlebih, Van Gastel mengaku belum pernah bekerja sama secara langsung dengan lima pemain asing baru yang didatangkan PSIM musim ini.

“Saya belum pernah bekerja dengan para pemain asing baru ini, tidak satupun,” ungkapnya.

Situasi tersebut membuat Van Gastel kini memiliki pekerjaan besar untuk mengenali seluruh pemain yang tersedia. Ia ingin memberikan kesempatan yang sama kepada setiap pemain selama masa pramusim sebelum menentukan komposisi terbaik.

“Saya harus melihat mereka semua dan memberi kesempatan agar bisa menunjukkan diri, sehingga saya bisa membuat keputusan mengenai siapa yang akan menjadi 11 pemain utama,” tuturnya.

Dengan demikian, penilaian terhadap pemain PSIM tidak berhenti pada rekaman video yang dikirim agen. Performa langsung di lapangan akan menjadi pembuktian terakhir bagi para pemain asing untuk mendapatkan kepercayaan Van Gastel.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *