Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Super League

Yusaku Yamadera Rela Ubah Posisi Demi PSIM Jogja, Belajar dari Takehiro Tomiyasu untuk Rebut Tempat Utama

10
×

Yusaku Yamadera Rela Ubah Posisi Demi PSIM Jogja, Belajar dari Takehiro Tomiyasu untuk Rebut Tempat Utama

Sebarkan artikel ini
Bek PSIM Jogja Yusaku Yamadera saat berlatih
Pemain PSIM Jogja asal Jepang Yusaku Yamadera (Fahmi Fahriza/radar jogja)

Persaingan memperebutkan tempat utama di lini belakang PSIM Jogja dipastikan semakin sengit menjelang bergulirnya BRI Super League 2026/2027. Situasi tersebut membuat Yusaku Yamadera harus terus beradaptasi setelah menjalani perubahan peran dari bek tengah menjadi bek kiri.

Musim lalu, pemain asal Jepang itu lebih banyak dimainkan di sektor kiri pertahanan sesuai kebutuhan tim. Padahal, posisi natural Yusaku selama berkarier adalah sebagai bek tengah.

Perubahan tersebut memaksanya mempelajari aspek permainan yang berbeda, mulai dari penempatan posisi, penguasaan ruang di sisi lapangan, hingga kontribusi saat membangun serangan.

“Sebelumnya saya biasa bermain sebagai bek tengah, lalu bergeser jadi bek kiri. Pada dasarnya memang ada beberapa hal yang harus saya ubah,” ujar Yusaku, Rabu (5/8).

Untuk mempercepat proses adaptasi, Yusaku mengaku banyak belajar secara mandiri dengan mengamati permainan para bek di level Eropa. Salah satu pemain yang menjadi referensinya adalah Takehiro Tomiyasu.

“Saya mulai menonton cara bermain beberapa bek, seperti Tomiyasu, saya melihat bagaimana dia bermain,” katanya.

Menurut Yusaku, kemampuan Tomiyasu bermain di beberapa posisi, kualitas teknik saat menerima bola, hingga pemahaman taktik menjadi contoh yang ingin diterapkannya di lapangan.

Tantangan Yusaku musim ini juga bertambah karena persaingan di sektor pertahanan PSIM semakin padat. Di posisi bek tengah, ia harus bersaing dengan Franco Ramos Mingo, Jop van der Avert, Ondrej Rudzan, dan Rendra Teddy. Sementara di posisi bek kiri sudah ada Reva Adi Utama serta Alwi Fadilah.

Fleksibilitas menjadi nilai tambah bagi Yusaku. Namun, ia tetap harus menunjukkan performa konsisten untuk merebut kepercayaan pelatih Jean Paul van Gastel, terlebih dengan regulasi yang membatasi maksimal tujuh pemain asing berada di lapangan secara bersamaan.

Meski persaingan semakin ketat, Yusaku menegaskan siap menjalankan tugas di posisi mana pun demi kepentingan tim.

“Saya tidak masalah ditempatkan di posisi manapun, saya akan bekerja keras dan siap bersaing,” tegasnya.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *