PSS Sleman akhirnya mengakhiri spekulasi mengenai sosok penyerang lokal yang akan memperkuat tim musim ini. Super Elang Jawa resmi mengumumkan kedatangan Dimas Drajad untuk menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.
Kehadiran mantan striker Timnas Indonesia itu menjadi sinyal bahwa PSS serius membangun lini depan yang lebih tajam. Setelah musim lalu kerap bermasalah dalam penyelesaian akhir, manajemen kini menghadirkan salah satu penyerang lokal paling berpengalaman di Indonesia untuk menjadi ujung tombak baru tim besutan Pieter Huistra.
Pengumuman perekrutan Dimas disampaikan melalui akun media sosial resmi klub pada Rabu (29/7). Dalam unggahannya, PSS menyebut penyerang berusia 29 tahun tersebut sebagai komandan baru di lini depan Super Elang Jawa.
“Garis depan kini memiliki komandan baru. Penyerang baru kami siap memimpin misi ini! Selamat datang, Dimas Drajad!” tulis PSS.
Meski baru diumumkan secara resmi, Dimas sebenarnya sudah lebih dahulu bergabung dengan skuad. Selama sekitar sepekan terakhir ia mengikuti program latihan pramusim bersama rekan-rekan barunya di Lapangan Pakembinangun, Sleman.
Pelatih Pieter Huistra mengaku puas dengan tambahan amunisi tersebut. Menurut pelatih asal Belanda itu, Dimas merupakan salah satu striker lokal terbaik yang dimiliki Indonesia dan akan memberikan banyak variasi dalam skema permainan PSS.
“Dimas Drajad adalah salah satu striker terbaik di Indonesia. Kami juga memiliki dua striker asing. Jadi sekarang kami mempunyai banyak pilihan di lini depan,” ujar Huistra.
Kehadiran Dimas membuat persaingan di sektor penyerang semakin kompetitif. Dengan kombinasi striker lokal berpengalaman dan dua penyerang asing, Huistra memiliki lebih banyak opsi untuk menyesuaikan strategi menghadapi setiap lawan.
Selain dikenal sebagai pencetak gol, Dimas juga memiliki karakter bermain yang sesuai dengan filosofi sepak bola modern. Ia aktif melakukan pressing, cerdas membuka ruang, serta mampu bermain sebagai target man maupun second striker. Fleksibilitas itu menjadi nilai tambah yang bisa dimanfaatkan PSS sepanjang musim.
Jam terbang Dimas di kompetisi nasional juga menjadi modal penting. Sepanjang karier profesionalnya, ia pernah memperkuat Gresik United, PS TNI, PSMS Medan, Malut United, hingga Persib Bandung. Pengalaman tersebut diharapkan mampu menghadirkan ketenangan dan kepemimpinan di lini depan Super Elang Jawa.
Dimas menjadi rekrutan ketiga PSS pada bursa transfer musim ini setelah Hanif Sjahbandi dan Hiromu Tanaka. Sebelumnya, manajemen juga memilih mempertahankan sejumlah pemain inti sebagai bagian dari upaya menjaga fondasi tim.
Dengan kedatangan Dimas Drajad, PSS tidak hanya menambah kualitas di sektor serangan, tetapi juga mengirim pesan kepada para pesaing bahwa Super Elang Jawa siap tampil lebih kompetitif pada Super League 2026/2027. Kini, tantangan berikutnya bagi Dimas adalah membayar kepercayaan tersebut dengan gol-gol yang mampu membawa PSS bersaing di papan atas klasemen.
















