PSS Sleman tak hanya merekrut pemain asing, tetapi juga mendatangkan segudang pengalaman. Winger asal Makedonia Utara, Stefan Ashkovski, menjadi salah satu amunisi anyar Super Elja dengan modal karier yang panjang di kompetisi Eropa.
Pemain berusia 34 tahun itu dikenal sebagai sosok serbabisa. Selain beroperasi sebagai winger kanan, Ashkovski juga mampu dimainkan di sisi kiri hingga bek sayap. Fleksibilitas tersebut menjadi nilai tambah bagi pelatih Pieter Huistra yang menginginkan pemain dengan kemampuan beradaptasi di berbagai posisi.
Sepanjang karier profesionalnya, Ashkovski telah membela sejumlah klub di Makedonia Utara, Serbia, Bulgaria, Yunani, Rumania, hingga India. Pengalamannya bermain di berbagai liga membuatnya terbiasa menghadapi karakter permainan yang berbeda-beda, mulai dari sepak bola yang mengandalkan fisik hingga permainan cepat dengan intensitas tinggi.
Pada musim 2025/2026, Ashkovski masih menjadi bagian penting di klub yang dibelanya. Ia mencatat lebih dari 30 penampilan di semua kompetisi dengan kontribusi beberapa gol dan assist, serta ribuan menit bermain. Statistik tersebut menunjukkan bahwa meski usianya telah memasuki kepala tiga, kondisinya masih kompetitif dan tetap dipercaya tampil reguler.
Di level internasional, Ashkovski juga bukan nama asing. Ia telah mengoleksi belasan penampilan bersama Tim Nasional Makedonia Utara sejak menjalani debut pada 2012. Pengalaman menghadapi lawan-lawan Eropa menjadi modal penting yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas permainan PSS di Super League.
Bagi Super Elja, kehadiran Ashkovski bukan semata-mata untuk menambah kuota pemain asing. Pengalamannya diproyeksikan menjadi penyeimbang di ruang ganti sekaligus mentor bagi pemain-pemain muda. Selain itu, kemampuan bermain di beberapa posisi memberi Huistra lebih banyak opsi ketika harus melakukan rotasi sepanjang musim.
Jika mampu beradaptasi dengan cepat di sepak bola Indonesia, Ashkovski berpeluang menjadi salah satu pembelian paling efektif PSS musim ini. Bukan karena statusnya sebagai pemain senior, melainkan karena kombinasi pengalaman, fleksibilitas, dan konsistensi yang telah ia tunjukkan selama lebih dari satu dekade berkarier di level profesional.














