Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
IndonesiaSuper League

Bukan Soal Menang atau Kalah, Ini Fokus Pieter Huistra di Pramusim PSS Sleman

7
×

Bukan Soal Menang atau Kalah, Ini Fokus Pieter Huistra di Pramusim PSS Sleman

Sebarkan artikel ini
Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra saat memimpin tim dalam laga melawan Kendal Tornado FC. (PSS)

PSS Sleman memilih tidak terjebak pada hasil pertandingan selama pramusim menuju Super League 2026/2027. Pelatih Pieter Huistra justru memanfaatkan tiga laga uji coba yang telah dijalani untuk mengukur perkembangan taktik, fisik, sekaligus proses adaptasi pemain anyar.

Hingga saat ini, Laskar Sembada telah melakoni tiga pertandingan uji coba. PSS menghadapi Kendal Tornado FC dari kasta kedua, serta dua sesama kontestan Super League, Persita Tangerang dan PSM Makassar.

Rangkaian pertandingan tersebut menjadi ajang penting bagi Huistra untuk melihat sejauh mana skema permainan yang disiapkan mulai diterapkan para pemain. Karena itu, skor akhir bukan menjadi ukuran utama yang digunakan tim pelatih.

“Jika dilihat, kami tidak terlalu berfokus pada hasil akhir, melainkan pada apa yang kami tampilkan di lapangan dan apa yang kami instruksikan kepada pemain,” jelas Huistra, Senin (24/8).

Pemain Baru Mulai Menyatu

Salah satu perkembangan yang membuat Huistra cukup puas adalah proses adaptasi para pemain anyar. Setelah menjalani beberapa pertandingan bersama, sejumlah pemain baru mulai memahami karakter permainan yang diinginkan tim pelatih.

Menurut Huistra, perkembangan tersebut terlihat dari pola permainan PSS yang mulai terbentuk selama pertandingan pramusim.

“Sangat menyenangkan melihat pola permainan yang mulai terbentuk serta para pemain baru yang mulai beradaptasi dengan gaya bermain kami,” tegasnya.

Bagi Huistra, fase pramusim memang menjadi momentum untuk menemukan komposisi dan pola permainan terbaik sebelum kompetisi resmi dimulai. Setiap pertandingan digunakan untuk mengidentifikasi kekurangan sekaligus memperbaiki detail permainan.

Belum Mau Berpuas Diri

Meski melihat perkembangan positif, Huistra menegaskan PSS masih memiliki pekerjaan rumah sebelum benar-benar siap menghadapi persaingan Super League 2026/2027.

Pelatih asal Belanda tersebut tidak ingin hasil positif selama pramusim membuat tim terlena. Menurutnya, proses persiapan masih panjang dan setiap pemain harus terus meningkatkan performanya.

“Sejauh ini saya puas dan bahagia sebagai pelatih. Namun, perjalanan masih panjang dan kami tidak boleh cepat berpuas diri,” ujarnya.

Dengan waktu persiapan yang tersisa, PSS Sleman akan terus mematangkan permainan sebelum memasuki kompetisi resmi. Fokus Laskar Sembada kini bukan sekadar mengejar kemenangan di laga uji coba, melainkan memastikan tim benar-benar siap menghadapi kerasnya persaingan Super League 2026/2027.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *