Satu laga sudah dilewati PSIM Jogja tanpa dua pemain asing yang sebenarnya disiapkan untuk menambah kekuatan tim. Situasi itu kini berubah.
Mauro Caballero dan Marvin Loria sudah menyelesaikan seluruh proses administrasi yang sebelumnya menghambat debut mereka. Keduanya pun masuk dalam rencana perjalanan PSIM untuk menghadapi Persebaya Surabaya di Gelora Bung Tomo, Minggu (13/9).
Bagi Jean-Paul van Gastel, tambahan dua pemain ini datang ketika PSIM mulai memasuki fase yang lebih berat. Setelah membuka kompetisi dengan hasil imbang 1-1 melawan Persita Tangerang, Laskar Mataram harus menjalani dua pertandingan tandang di Jawa Timur.
Kehadiran Mauro dan Marvin membuat pilihan Van Gastel menjadi lebih lebar. Keduanya sebelumnya hanya bisa menyaksikan laga pertama dari luar lapangan karena persoalan izin kerja belum tuntas.
Manajer PSIM Jogja Iksan Mahar mengatakan persoalan tersebut berkaitan dengan waktu kedatangan kedua pemain yang memang lebih terlambat dibandingkan pemain lainnya.
“Situasinya memang kemarin ada keterlambatan terkait keluarnya izin kerja atau work permit mereka, karena kami tahu dua pemain itu adalah dua pemain asing yang paling lambat datang,” bebernya, Rabu (9/9).
PSIM akhirnya tidak bisa memasukkan nama keduanya dalam daftar pemain untuk pertandingan pembuka. Waktu menjadi faktor yang membuat proses tersebut tidak selesai sebelum batas registrasi ditutup.
“Hal itu menyebabkan pada akhir registrasi pekan lalu, terutama di hari Jumat, ada kendala sehingga mereka belum bisa didaftarkan untuk pertandingan pertama melawan Persita kemarin,” ungkap Iksan.
Namun, persoalan tersebut kini sudah menjadi cerita lama.
Manajemen PSIM langsung menuntaskan dokumen yang masih tertunda pada awal pekan. Seluruh persyaratan pemain asing, termasuk milik Mauro dan Marvin, telah dinyatakan lengkap.
“Tapi Alhamdulillah pada awal pekan ini seluruh berkas pemain asing, termasuk Marvin dan Mauro semuanya sudah rampung,” lontarnya.
Artinya, PSIM berangkat ke Surabaya dengan tambahan dua opsi yang sebelumnya belum tersedia.
Iksan bahkan memastikan status keduanya bukan sekadar ikut rombongan. Mauro dan Marvin sudah bisa dimainkan dalam pertandingan melawan Persebaya sekaligus laga tandang berikutnya menghadapi Madura United.
“Jadi mereka bisa saya pastikan akan ikut di dalam tim bermain menghadapi Persebaya dan Madura di Jawa Timur pada dua pekan mendatang. Mereka juga sudah dipastikan bisa bermain pada dua laga away perdana kami di musim ini,” ujarnya.
Kini bola berada di tangan Van Gastel.
Pelatih asal Belanda tersebut memiliki waktu untuk menentukan bagaimana dua pemain asing anyar itu akan dimasukkan ke dalam puzzle tim. Apakah langsung menjadi starter atau lebih dulu digunakan sebagai senjata dari bangku cadangan, semuanya bergantung pada kebutuhan pertandingan.
Yang jelas, PSIM kini tidak lagi datang dengan pilihan yang sama seperti ketika menghadapi Persita.
Dua pemain yang sebelumnya hanya menunggu di luar garis lapangan, kini sudah mendapatkan tiket untuk ikut bertempur.
Persebaya menjadi panggung pertama Mauro Caballero dan Marvin Loria untuk membuktikan pengaruh mereka bagi Laskar Mataram.
















