Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Super League

Ezequiel “Pulga” Vidal, Otak Serangan PSIM yang Sumbang 13 Kontribusi Gol

8
×

Ezequiel “Pulga” Vidal, Otak Serangan PSIM yang Sumbang 13 Kontribusi Gol

Sebarkan artikel ini
Pemain PSIM Jogja asal Argentina Ezequiel Vidal (Dokumen PSIM Jogja)

Ezequiel “Pulga” Vidal menjadi salah satu pemain paling produktif dalam perjalanan PSIM Jogja mengarungi BRI Super League 2025/2026. Gelandang serang asal Argentina itu bukan hanya rajin mencetak gol, tetapi juga berperan besar dalam menciptakan peluang bagi Laskar Mataram.

Berdasarkan data statistik musim 2025/2026, Vidal tampil dalam 32 pertandingan, mencetak 8 gol, dan menyumbangkan 5 assist. Artinya, pemain bernomor punggung 11 tersebut mengoleksi 13 kontribusi gol sepanjang musim. Ia juga mencatat 2.789 menit bermain.

Catatan tersebut menempatkan Vidal sebagai pencetak gol terbanyak kedua PSIM setelah Ze Valente yang mengemas 10 gol. Sementara untuk urusan assist, Vidal justru berada di posisi teratas bersama Nermin Haljeta dengan masing-masing lima assist.

Peran Vidal semakin terasa karena kontribusinya tidak hanya muncul ketika PSIM menang. Ia beberapa kali menjadi pembeda dalam pertandingan penting.

Salah satu momen paling berkesan terjadi pada laga pembuka musim ketika PSIM bertandang ke markas Persebaya Surabaya. Vidal mencetak gol pada masa injury time untuk membawa Laskar Mataram menang 1-0 di Gelora Bung Tomo. Gol tersebut sekaligus menjadi gol perdana PSIM di kompetisi musim itu.

Vidal kembali menunjukkan ketajamannya ketika PSIM menghadapi Persija Jakarta. Ia mencetak gol cepat pada menit kelima dan kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-61 dalam pertandingan yang akhirnya berakhir 1-1.

Kontribusi Vidal juga terlihat dari kemampuannya membuka ruang dan menyediakan umpan bagi rekan setim. Pada laga PSIM kontra Bhayangkara, misalnya, ia menjadi pemberi assist untuk peluang emas Nermin Haljeta sejak awal pertandingan.

Dengan 32 penampilan, Vidal juga termasuk pemain yang paling sering dipercaya dalam skuad PSIM. Hanya Nermin Haljeta yang mencatat penampilan lebih banyak, yakni 34 pertandingan.

Menariknya, Vidal sebenarnya sudah memiliki pengalaman di sepak bola Indonesia sebelum bergabung dengan PSIM. Saat memperkuat Persita Tangerang, ia mencatat 17 gol dan 14 assist dalam 63 pertandingan. Karena itu, adaptasinya bersama Laskar Mataram relatif cepat.

Bukan Sekadar “Pulga”

Statistik tersebut memperlihatkan mengapa Vidal menjadi salah satu senjata utama PSIM. Delapan gol dan lima assist menunjukkan bahwa ancamannya datang dari dua sisi: menyelesaikan peluang sekaligus menciptakan peluang.

Dengan rata-rata sekitar 87 menit per penampilan, Vidal juga menunjukkan betapa besarnya kepercayaan yang diberikan tim pelatih kepadanya.

Bagi PSIM, mempertahankan pemain dengan profil seperti Vidal menjadi modal penting untuk menghadapi musim berikutnya. Terlebih, Laskar Mataram kini tidak lagi sekadar berstatus pendatang baru di kasta tertinggi.

Pulga sudah membuktikan dirinya. Musim lalu dia bukan hanya pemain kreatif PSIM, tetapi salah satu mesin utama yang membuat serangan Laskar Mataram tetap hidup.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *