Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Super League

Jean Paul Van Gastel Ungkap Misi Sebenarnya di Balik Uji Coba Perdana PSIM Jogja, Adaptasi Pemain Baru Jadi Prioritas

9
×

Jean Paul Van Gastel Ungkap Misi Sebenarnya di Balik Uji Coba Perdana PSIM Jogja, Adaptasi Pemain Baru Jadi Prioritas

Sebarkan artikel ini
Pelatih PSIM Jogja Jean Paul Van Gastel menyoroti tembakan pemainnya yang masih banyak tidak akurat. (Fahmi Fahriza/Radar Jogja)

Uji coba perdana PSIM Jogja melawan Beta Jaya di Lapangan Yogyakarta Independent School (YIS), Sabtu (1/8), bukan sekadar menjadi ajang mengukur kekuatan tim. Pelatih Jean Paul Van Gastel justru memanfaatkan pertandingan tersebut sebagai proses percepatan adaptasi para pemain baru yang akan menjadi tulang punggung Laskar Mataram di Super League 2026/2027.

Van Gastel sengaja memberikan kesempatan bermain kepada seluruh pemain yang tersedia. Menurutnya, pemain-pemain anyar membutuhkan waktu untuk memahami karakter rekan setim sekaligus menyerap filosofi permainan yang ingin diterapkannya.

“Ini pertandingan pertama, jadi para pemain harus saling beradaptasi satu sama lain, dan para pemain baru juga harus terbiasa dengan saya dan apa yang saya harapkan dari mereka,” ujar pelatih asal Belanda tersebut.

Musim ini PSIM memang mengalami cukup banyak perubahan komposisi skuad. Sejumlah pemain baru datang dengan latar belakang dan gaya bermain berbeda, sehingga proses membangun chemistry menjadi pekerjaan utama sebelum kompetisi resmi dimulai pada September mendatang.

Karena itu, Van Gastel tidak terlalu memikirkan hasil pertandingan. Fokusnya adalah memastikan para pemain baru mulai memahami pola bermain berbasis penguasaan bola yang akan menjadi identitas PSIM musim ini.

Meski masih dalam tahap awal, ia melihat sinyal positif dari penampilan anak asuhnya.

“Secara keseluruhan, energi serta kemauan untuk bermain dan menang sangat bagus menurut saya. Jelas kami masih harus banyak berbenah, tapi ini baru laga pertama, jadi untuk saat ini sudah cukup baik,” katanya.

Selain membangun pemahaman taktik, Van Gastel juga mulai menggenjot kondisi fisik seluruh pemain. Ia ingin para pemain baru mampu mengikuti intensitas permainan tinggi yang akan diterapkan sepanjang musim.

“Target utamanya adalah cara bermain yang kami inginkan, khususnya dalam penguasaan bola. Hal kedua adalah fisik. Saya ingin mereka terus menekan,” jelasnya.

Untuk itu, mayoritas pemain hanya dimainkan selama 45 menit. Durasi tersebut sengaja dipilih agar mereka dapat tampil dengan intensitas maksimal tanpa harus menghemat tenaga.

“Sebagian besar dari mereka hanya main 45 menit, jadi saya minta mereka bekerja ekstra keras melebihi biasanya. Biasanya pemain menghemat tenaga untuk 90 menit, tapi tadi hanya 45 menit dan mereka berhasil melakukannya,” ungkapnya.

Van Gastel optimistis proses adaptasi akan berlangsung lebih cepat dalam beberapa hari ke depan. Ia mengungkapkan seluruh pemain, termasuk rekrutan yang belum bergabung, dijadwalkan sudah berkumpul pekan ini sehingga latihan dapat difokuskan pada penyempurnaan taktik.

PSIM juga telah menyiapkan enam pertandingan uji coba tambahan. Seluruh agenda tersebut akan dimanfaatkan sebagai panggung bagi para pemain baru untuk semakin menyatu dengan sistem permainan sekaligus membangun kekompakan sebelum Laskar Mataram memulai perjalanan di Super League 2026/2027.

“Saya harap kami terus berkembang. Minggu ini skuad kami akan lengkap karena semua pemain sudah bergabung. Setelah itu, kami bisa fokus bersiap menghadapi awal liga sambil terus membenahi taktik dan kondisi fisik. Kami juga merencanakan enam pertandingan lagi,” pungkasnya.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *