Penyerang anyar PSS Sleman, Matheus Fornazari, langsung menunjukkan tekad besarnya setelah resmi menjadi bagian dari Super Elang Jawa. Striker asal Brasil itu mengaku siap membuka lembaran baru dalam kariernya dan berjanji memberikan kemampuan terbaik demi membawa PSS bersaing di Super League 2026/2027.
Komitmen tersebut disampaikan Fornazari melalui akun media sosial pribadinya. Dalam unggahan bertajuk “New Chapter”, ia menyampaikan rasa syukur sekaligus antusiasmenya memulai petualangan di Bumi Sembada.
“Dengan penuh rasa syukur dan motivasi, saya memulai babak baru dalam karier saya. Saya berterima kasih kepada Tuhan atas kesempatan ini dan kepada semua orang yang percaya pada pekerjaan saya. Sekarang saatnya menulis cerita baru, dengan dedikasi, kerja keras, dan tekad yang besar. Mari kita melangkah bersama, PSS Sleman,” tulis Fornazari.
Unggahan tersebut langsung disambut hangat oleh para pendukung Super Elja. Kolom komentar dipenuhi ucapan selamat datang dari Slemania dan Brigata Curva Sud yang berharap Fornazari mampu menjadi solusi atas kebutuhan PSS akan sosok penyerang tajam di musim baru.
Harapan itu bukan tanpa alasan. PSS memang tengah berupaya meningkatkan produktivitas lini depan setelah melakukan sejumlah pembenahan skuad. Kehadiran Fornazari diharapkan memberi dimensi baru dalam pola serangan tim racikan Pieter Huistra.
Dengan postur yang ideal sebagai ujung tombak, Fornazari dikenal memiliki kemampuan bermain sebagai target man. Ia mampu menjaga bola di area pertahanan lawan, memenangkan duel udara, serta membuka ruang bagi rekan-rekannya untuk masuk ke kotak penalti. Karakter tersebut dinilai cocok dengan filosofi permainan Huistra yang mengandalkan kombinasi permainan cepat dan efektivitas di sepertiga akhir lapangan.
Selain kemampuan mencetak gol, penyerang asal Brasil itu juga diharapkan menjadi pemimpin di lini depan. Pengalamannya bermain di berbagai kompetisi diyakini akan membantu mempercepat proses adaptasi sekaligus meningkatkan kualitas serangan PSS yang kini dihuni sejumlah wajah baru.
Saat ini skuad Super Elja masih menjalani program latihan intensif menjelang bergulirnya Super League 2026/2027. Tim pelatih fokus membangun chemistry antarpemain, termasuk memadukan para rekrutan anyar dengan pemain yang sudah lebih dulu bertahan di Sleman.
Dalam waktu dekat, Fornazari juga berpeluang menjalani debut tidak resminya saat PSS menggelar team launching di Maguwoharjo International Stadium pada 8 Agustus 2026. Agenda tersebut akan dirangkai dengan laga uji coba yang menjadi kesempatan terakhir tim mengukur kesiapan sebelum kompetisi dimulai.
Bagi Fornazari, bergabung dengan PSS bukan sekadar tantangan baru, tetapi juga kesempatan untuk membuktikan kualitasnya di sepak bola Indonesia. Pesan yang ia sampaikan sejak hari pertama menunjukkan satu hal: ia datang bukan hanya untuk mengenakan seragam Super Elja, tetapi untuk mencetak gol, membawa kemenangan, dan membantu PSS bersaing di papan atas Super League musim 2026/2027.
















