Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
IndonesiaSuper League

Rekor PSS Sleman Kontra Bali United: Laskar Sembada Punya Modal Positif

12
×

Rekor PSS Sleman Kontra Bali United: Laskar Sembada Punya Modal Positif

Sebarkan artikel ini
Selebrasi Matheus Fornazari dalam kemenangan PSS Sleman atas Kendal Tornado FC dalam laga launching tim di Maguwoharjo International Stadium.

PSS Sleman memiliki modal cukup positif sebelum menghadapi Bali United pada laga perdana Super League 2026/2027. Rekor pertemuan terbaru menunjukkan Laskar Sembada justru lebih sering meraih kemenangan dibandingkan Serdadu Tridatu.

Berdasarkan catatan resmi I.League, PSS Sleman dan Bali United telah bertemu enam kali dalam pertemuan terakhir di kompetisi Liga 1. Hasilnya, PSS mengoleksi tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan.

Artinya, persentase kemenangan PSS dalam enam pertemuan tersebut mencapai 50 persen.

Secara keseluruhan, PSS juga unggul dalam produktivitas gol. Laskar Sembada mencetak enam gol, sedangkan Bali United mengoleksi empat gol dari enam pertandingan tersebut.

Rekor enam pertemuan terakhir itu dimulai pada Desember 2022. Saat itu PSS sukses mencuri kemenangan 2-1 atas Bali United.

PSS kemudian kembali menunjukkan dominasinya ketika menjamu Bali United pada April 2023. Bermain di Maguwoharjo, Laskar Sembada menang meyakinkan dengan skor 2-0.

Kemenangan beruntun tersebut berlanjut pada Juli 2023. Bertandang ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, PSS mampu membawa pulang kemenangan tipis 1-0.

Namun, Bali United berhasil membalas pada pertemuan berikutnya. Pada November 2023, PSS harus mengakui keunggulan Serdadu Tridatu dengan skor 0-1 di Maguwoharjo.

Kedua tim kemudian bermain imbang tanpa gol pada September 2024. Bali United yang bertindak sebagai tuan rumah ditahan PSS dengan skor 0-0.

Pertemuan terakhir pada Februari 2025 menjadi milik Bali United. PSS yang bermain sebagai tuan rumah di Stadion Manahan harus menyerah 1-2. Gustavo Tocantins sempat mencetak gol untuk PSS, tetapi Bali United akhirnya mengamankan kemenangan.

Dengan demikian, dari enam pertemuan terakhir, PSS memiliki catatan 3 kemenangan, 1 imbang, dan 2 kekalahan. Persentase kemenangan Laskar Sembada mencapai 50 persen, sementara Bali United berada di angka 33,3 persen.

Catatan tersebut tentu menjadi modal psikologis tersendiri bagi PSS. Apalagi laga perdana Super League 2026/2027 kembali mempertemukan kedua tim di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada 4 September 2026.

Menariknya, PSS juga memiliki pengalaman positif ketika bermain di markas Bali United. Dalam dua lawatan terakhir yang tercatat dalam enam pertemuan tersebut, PSS meraih satu kemenangan dan satu hasil imbang.

Namun, rekor pertemuan tetap bukan jaminan. Kondisi skuad, persiapan pramusim, dan strategi Pieter Huistra akan menjadi faktor penting bagi PSS untuk kembali mencuri poin di kandang Bali United.

Jika mampu mempertahankan tren positif tersebut, PSS berpeluang membuka perjalanan Super League 2026/2027 dengan hasil maksimal.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *