Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
IndonesiaSuper League

Ribuan Suporter PSIM Gowes ke Tugu Rayakan HUT ke-97

9
×

Ribuan Suporter PSIM Gowes ke Tugu Rayakan HUT ke-97

Sebarkan artikel ini
Suporter PSIM Jogja gowes dari Stadion Mandala Krida menuju Tugu Jogja. (Fahmi Fahriza/ RADAR JOGJA)

Euforia ulang tahun ke-97 PSIM Jogja mulai terasa sejak Jumat (4/9) malam, Dab. Ribuan suporter dari berbagai kelompok dan usia tumplek blek di Wisma PSIM. Mereka datang buat ikut Gowes Road to Tugu, salah satu rangkaian perayaan hari jadi Laskar Mataram.**

Agenda ini digelar bareng-bareng oleh dua wadah suporter PSIM Jogja, Brajamusti dan The Maident. Dari Wisma PSIM, ribuan peserta kemudian gowes bareng menuju Tugu Jogja. Setelah sampai, acara dilanjutkan dengan seremonial pergantian hari menuju 5 September, tepat saat PSIM genap berusia 97 tahun.

Dari pantauan Radar Jogja, peserta mulai berdatangan sejak sekitar pukul 20.00. Suasananya pun beragam, Dab. Ada anak-anak, remaja, bapak-bapak, sampai ibu-ibu yang ikut meramaikan. Sepedanya juga macam-macam, mulai sepeda gunung, city bike, sampai berbagai jenis sepeda lainnya.

Presiden Brajamusti RM Satrio Wijayanto mengatakan, Gowes Road to Tugu ini sebenarnya bukan agenda baru. Kegiatan serupa sebelumnya juga pernah digelar pada 2023. Tahun ini kembali dibuat karena suporter ingin membakar lagi euforia setelah PSIM berhasil kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

“Ini baru terlaksana di tahun ini lagi setelah tahun 2023. Ini mengadakan sepeda lagi karena kita pengin membakar euforia lagi,” kata Satrio, Jumat (4/9).

Menurut Satrio, kegiatan positif seperti ini diharapkan bisa menjaga semangat suporter selama PSIM menjalani kompetisi BRI Super League 2026/2027.

“Insyaallah dengan kegiatan-kegiatan positif ini bisa mengangkat euforia PSIM di Liga 1 dan mengangkat permainan tim, serta bisa lebih berprestasi lagi PSIM,” ujarnya.

Apalagi, Dab, ulang tahun ke-97 PSIM kali ini bertepatan dengan laga perdana BRI Super League 2026/2027. Laskar Mataram bakal menghadapi Persita Tangerang di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (5/9).

Target Brajamusti pun jelas. Mereka ingin PSIM bisa tampil bagus dan tentunya meraih prestasi setinggi mungkin.

“Harapannya ya jelas satu, PSIM bisa juara. Dan tentu saja bermain bagus,” tegas Satrio.

Nggak cuma gowes, Brajamusti juga sudah menyiapkan aksi khusus buat pertandingan perdana. Sekitar 6.000 bendera bakal dibagikan gratis kepada suporter di stadion.

“Besok pas match kita mau ngangkat, ada 6.000 bendera dari Brajamusti dan dibagikan gratis di stadion untuk menambah euforia di stadion dan memperingati ulang tahun ke-97 PSIM,” katanya.

Sementara itu, Ketua Harian The Maident Endro Bayu mengatakan, Gowes Road to Tugu merupakan hasil kolaborasi dua wadah suporter. Menurutnya, gowes dipilih sebagai cara untuk menyalurkan energi suporter ke kegiatan yang lebih positif dan tertata.

“Ini niatnya untuk memfasilitasi energi. Energi teman-teman suporter biar enggak pakai motor, enggak ngeblong. Ini malah lebih tertata, lebih rapi,” kata Endro.

Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga datang dari berbagai pihak, termasuk manajemen PSIM dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Untuk laga perdana di Stadion Sultan Agung, The Maident juga nggak mau kalah. Sekitar 2.000 bendera sudah disiapkan untuk dibagikan kepada anggotanya.

Endro berharap seluruh suporter bisa membuat atmosfer stadion semakin panas dalam artian positif. Chant dan nyanyian dari tribun diharapkan bisa menjadi energi tambahan buat para pemain PSIM.

“Saya harap besok teman-teman Maident menyemarakkan tribun utara. Terus kita atraktif di stadion, kita nge-chant bareng-bareng teman dari timur, selatan, semua seluruh stadion kita gemburkan,” ujarnya.

Salah seorang peserta, Faisal Mukti, juga menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, Gowes Road to Tugu bukan sekadar merayakan ulang tahun PSIM, tapi juga jadi momen buat mempererat kebersamaan antarsuporter.

“Ini menurut saya agenda yang sangat positif ya, bisa berkumpul bersama-sama dengan para suporter, kita semarakkan momen ulang tahun ke-97 PSIM,” kata Faisal.

Faisal berharap usia 97 tahun bisa menjadi titik baru bagi PSIM untuk terus berkembang dan mempertahankan eksistensinya di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

“Semoga PSIM Jogja prestasinya semakin baik, dan selamanya bisa di Liga 1,” ujarnya.

Rangkaian Gowes Road to Tugu dimulai dengan peserta yang berdatangan ke Wisma PSIM. Setelah mendapat arahan dan sambutan, rombongan kemudian bergerak bersama menuju Tugu Jogja.

Sesampainya di Tugu, suasana semakin meriah. Peserta mengikuti seremonial ulang tahun PSIM yang berlangsung menjelang pergantian hari.

Begitu jarum jam memasuki 5 September, ucapan selamat ulang tahun untuk PSIM ke-97 pun bergema. Sejumlah tokoh dan perwakilan elemen PSIM turut menyampaikan harapan untuk Laskar Mataram.

Acara kemudian ditutup dengan menyanyikan lagu “Aku Yakin Dengan Kamu” bersama-sama.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *