Persiapan Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, sebagai markas PSIM Jogja menghadapi BRI Super League 2026/2027 terus dikebut. Terbaru, pengelola stadion melakukan pengujian tingkat pencahayaan atau lux lampu untuk memastikan fasilitas penerangan memenuhi standar kompetisi.
Pengujian tersebut menjadi bagian dari pemenuhan regulasi yang ditetapkan ILeague sebagai operator kompetisi. PSIM kini masih menunggu laporan resmi hasil pengukuran untuk memastikan apakah pencahayaan SSA telah memenuhi standar 1.600 lux yang dipersyaratkan musim ini.
Manajer Operasional PSIM Jogja Wendy Umar Seno Aji mengatakan, pengujian pencahayaan dilakukan sebagai bagian dari proses pemenuhan regulasi penyelenggaraan pertandingan.
“Uji coba lux lampu ini dalam rangka memenuhi regulasi dari ILeague terkait penyelenggaraan pertandingan kompetisi Super League musim 2026/27,” ungkap Wendy, Kamis (13/8).
Lampu yang digunakan di SSA juga merupakan perangkat baru. Seluruh unit lampu didatangkan dari Polandia dan sebelumnya telah melalui proses pemasangan di stadion.
“Semua unit lampu di SSA ini baru, kami datangkan dari Polandia jadi memang kemarin butuh waktu untuk proses pengirimannya,” lanjut Wendy.
Pengukuran Harus Detail
Pengujian pencahayaan tidak dilakukan sekadar menyalakan lampu dan mengukur intensitasnya. Setiap titik serta arah pencahayaan diperhitungkan karena dapat memengaruhi hasil akhir pengukuran.
Ketua Match Organizing Committee (MOCC) PSIM Jogja Ermantino Handokomulyo mengatakan, pihaknya melibatkan tenaga ahli untuk memastikan proses pengukuran berjalan akurat.
“Untuk cek pengukuran lux lampu ini sangat detail, karena setiap arah dan posisi itu akan mempengaruhi hasil pengukuran. Sehingga kami juga dibantu tenaga ahli dalam agenda ini,” paparnya.
PSIM belum bisa memastikan hasil pengukuran sebelum laporan resmi diterima. Namun, klub berharap pencahayaan SSA telah mencapai standar yang ditetapkan.
“Untuk pengukuran lux lampu masih menunggu hasil resminya. Harapannya, sudah sesuai 1.600 lux sesuai regulasi kompetisi musim ini,” harap Ermantino.
4.520 Single Seat Rampung
Selain pencahayaan, pembenahan fasilitas penonton juga telah dilakukan. Pemasangan single seat di sejumlah tribun SSA kini dinyatakan rampung.
Total terdapat 4.520 single seat yang telah terpasang. Sebanyak 3.500 kursi berada di tribun timur, sedangkan 1.020 kursi lainnya ditempatkan di tribun barat atau area VIP.
“Saat ini, untuk pengerjaan single seat sudah rampung sepenuhnya. Sejumlah 4.520 sudah terpasang, 3.500 di tribun timur, sementara sisanya kami pasang di tribun barat atau VIP,” kata Ermantino.
Dengan dua pekerjaan utama tersebut, PSIM terus mengejar kesiapan SSA sebelum kompetisi resmi bergulir. Klub dan panitia pelaksana juga masih melakukan komunikasi dengan ILeague untuk memastikan seluruh fasilitas memenuhi ketentuan pertandingan.
“Kami terus berkoordinasi dengan ILeague terkait single seat dan penambahan lux lampu ini. Jadi, apabila ada kendala atau kesulitan, kami bisa langsung mendapatkan rekomendasi dan masukan dari ILeague selaku operator Liga,” pungkasnya.
Dengan lampu baru yang masih menunggu hasil verifikasi dan 4.520 single seat yang sudah rampung, SSA kini memasuki tahap akhir pembenahan sebagai kandang PSIM di Super League 2026/2027.














