Kabar lega datang dari kubu PSS Sleman menjelang bergulirnya Super League 2026/2027. Bek asing anyar Christophe Nduwarugira kini dipastikan sudah menyelesaikan urusan administrasi yang sempat membuatnya absen dari sesi latihan tim.
Bek asal Burundi tersebut sebelumnya harus menepi selama beberapa hari untuk mengurus Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS). Setelah proses administrasi rampung, Nduwarugira kembali bergabung dengan skuad Super Elja di bawah arahan pelatih Pieter Huistra.
Huistra membenarkan bahwa persoalan yang dialami Nduwarugira sudah terselesaikan. Kini, sang pemain dinilai sudah bisa kembali fokus mempersiapkan diri menghadapi kompetisi.
“Christophe Nduwarugira sempat ada sedikit kendala terkait visanya, tetapi sekarang dia sudah kembali dan siap untuk berkompetisi,” ujar Huistra, Kamis (20/8).
Kembalinya Nduwarugira menjadi tambahan penting bagi PSS. Pengalaman bek berusia 32 tahun tersebut di kompetisi sepak bola Indonesia diharapkan membuat proses adaptasinya bersama Laskar Sembada berjalan lebih cepat.
Sebelum bergabung dengan PSS, Nduwarugira merupakan bagian penting dari Borneo FC Samarinda. Ia juga pernah bekerja bersama Huistra sehingga sudah memahami karakter dan cara kerja pelatih asal Belanda tersebut.
Dari sisi pemain, Nduwarugira mengaku lega setelah seluruh urusan dokumen akhirnya tuntas. Kini, ia tidak lagi memiliki kendala administratif dan bisa mengalihkan fokus sepenuhnya kepada persiapan tim.
“Ya, KITAS saya sekarang sudah siap. Masalah itu sudah selesai, sekarang tinggal fokus bersama tim dan bekerja keras setiap hari,” tuturnya.
Dengan kembalinya Nduwarugira ke latihan, PSS mendapatkan tambahan kekuatan di sektor pertahanan. Sang bek diharapkan mampu menjadi salah satu benteng utama Super Elja saat kompetisi Super League 2026/2027 resmi bergulir.














