Kalah 1-2 dari Bali United di laga pembuka Super League 2026/2027 memang bukan start ideal. Tapi kapten PSS Sleman, Cleberson Souza, tetap melihat PSS punya modal untuk bersaing di papan atas musim ini.
Bek asal Brasil itu tidak bicara soal individu. Baginya, kunci PSS musim 2026/2027 ada pada kekompakan.
“Saya tahu sepak bola bukan tentang individu. Kami harus kompak dan mau berjuang bersama. Jika semua mau bekerja keras dan tampil maksimal, saya yakin PSS Sleman bisa bersaing di papan atas,” ujarnya, Senin (7/9).
Optimisme Cleberson bukan tanpa alasan. Ia menyebut suasana ruang ganti PSS saat ini sangat kondusif. Chemistry antar pemain terbangun dengan baik, termasuk dengan banyaknya wajah baru di skuad.
Pemain berusia 34 tahun itu mengaku senang bisa memimpin dan membantu membangun kekompakan tersebut. Target manajemen ingin PSS bersaing di atas, dan itu hanya bisa dicapai jika semua elemen bekerja bersama.
Proses adaptasi pemain baru juga berjalan lancar. Kehadiran Pieter Huistra menjadi jembatan penting. Beberapa pemain lama yang sudah pernah bekerja dengan Huistra ikut membantu pemain baru memahami tugas di lapangan dan game plan yang diinginkan pelatih.
“Pemain yang sudah pernah bekerja sama dengan coach Pieter ikut membantu memberikan informasi, menjelaskan tugas di lapangan, hingga game plan yang diinginkan pelatih. Kami saling membantu agar pemain baru cepat paham,” jelasnya.
Dari segi kesiapan, Cleberson memastikan timnya sudah siap tempur.
“Yang terpenting, kami semua sudah sangat siap untuk berjuang di musim ini,” bebernya.
Kekalahan di Gianyar memang belum memberikan poin. Tapi bagi Cleberson, modal kekompakan dan kerja keras itu yang akan menjadi penentu perjalanan PSS hingga akhir musim.
















