Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra, mulai memberikan penilaian terhadap performa sejumlah pemain asingnya setelah Laskar Sembada menjalani laga uji coba kontra PSM Makassar di Maguwoharjo International Stadium (MagIS), Kamis (20/8) sore.
Pertandingan persahabatan sebagai bagian dari persiapan menuju Super League 2026/2027 tersebut berakhir dengan skor imbang 1-1.
Dalam laga ini, Huistra mulai memberikan menit bermain kepada sejumlah legiun asing PSS Sleman. Dua nama yang mendapat sorotan adalah Melvyn Lorenzen dan bek asal Burundi, Christophe Nduwarugira.
Huistra mengaku cukup puas melihat para pemain asingnya mulai mendapatkan kesempatan tampil. Terlebih, beberapa pemain masih belum berada dalam kondisi kebugaran terbaik.
Salah satunya adalah Lorenzen yang sebelumnya sempat mengalami cedera. Huistra menilai kesempatan bermain dalam laga kontra PSM menjadi langkah positif bagi winger tersebut untuk kembali mendapatkan sentuhan pertandingan.
“Ya, ini pertandingan pertama. Dia (Melvyn Lorenzen) sempat sedikit cedera, jadi bagus bisa memainkannya,” ujar Huistra, Jumat (21/8).
Selain Lorenzen, Huistra juga memberikan perhatian khusus kepada Nduwarugira. Bek asal Burundi tersebut akhirnya bisa diturunkan setelah menyelesaikan seluruh proses administrasi dan dokumen visa.
Huistra mengaku senang melihat mantan pemain Borneo FC itu akhirnya bisa bergabung dalam pertandingan dan menunjukkan kemampuannya di lapangan.
“Bagus juga melihat Christophe Nduwarugira setelah menyelesaikan semua urusan visa. Ya, menyenangkan melihat mereka mulai bermain,” tuturnya.
Bagi PSS Sleman, laga kontra PSM bukan sekadar mengejar hasil akhir. Pertandingan tersebut menjadi bagian dari proses Huistra untuk mematangkan komposisi tim sekaligus melihat kesiapan para pemain asing sebelum kompetisi resmi bergulir.
















